KEPEMIMPINAN DALAM PEMBELAJARAN
Kepemimpinan merupakan kemampuan
seseorang untuk mempengaruhi orang lain. Sehingga seorang pemimpin haruslah
mampu mengajak orang lain atau orang yang dipimpin untuk mengikuti apa yang
dikehendaki oleh pemimpin tersebut. Salah satu contoh kepemimpinan yaitu
terjadi dalam pembelajaran di kelas. Pemimpin yang dimaksud dalam pembelajaran
di kelas yaitu Guru. Maka seorang guru haruslah mampu mengontrol dan
mengarahkan suasana pembelajaran yang nyaman untuk peserta didik dalam
pembelajaran di kelas.
Beberapa unsur dalam
kepemimpinan yang dapat diimplemenasikan seorang guru dalam memimpin peserta
didik dalam pembelajaran yaitu keteladanan, perencanaan produktivitas,
perencanaan inovasi, produktivitas, dan manajemen kerja sama. Berikut adalah
rinciannya :
1. Keteladanan
Menjadi seorang guru harus mampu
menjadi teladan yang baik untuk peserta didik. segala bentuk perkataan, tingkah
lagu, bahkan penampilan seorang guru akan menjadi pusat perhatian oleh peserta
didik. peserta didik akan mencontoh bagaimana guru berbicara, bagaimana guru
bertingkah laku dan bagaimana guru dalam berpenampilan. Guru harus bisa
menjadi contoh bukan hanya memberi contoh untuk peserta didik. Untuk menjadi
contoh bagi peserta didik berarti guru harus memiliki kebiasaan atau perilaku
yang baik dalam segala hal di kehidupan. Sehingga tanpa peserta didik disuruh
untuk melakukan suatu hal yang baik peserta didik dapat melihat kemudian meniru
apa yang dilakukan gurunya.
2. Merencanakan
produktivitas
Mengingat begitu besar tanggung
jawab sebagai seorang guru, maka guru hendaknya menjadi sosok yang produktif. Produktivitas
seorang guru akan mempengaruhi keberhasilan guru itu sendiri dan peserta didik.
Untuk menjadi guru yang produktif diperlukan sebuah perencanaan yang matang. Artinya
diperlukan persiapan dalam mengembangkan potensi yang dimiliki seorang guru. Potensi
tersebut tentunya berkaitan dengan Pendidikan, misalnya menulis artikel,
membuat video informatif atau membuat media pembelajaran yang menarik. Dalam merencakan
suatu gagasan, guru harus tau apa yang menjadi tujuan dan mengapa hal itu harus
dilakukan. Dengan perencanaan yang baik segala ide dan gagasan seorang guru
akan mendorong dan mampu memberikan pengaruh terhadap pembelajaran khususnya
keberhasilan peserta didik dalam memahami materi.
3. Perencanaan inovasi
Guru abad 21 harus produktif. Selain
itu seorang guru harus memberikan inovasi khususnya dalam bidang Pendidikan. Apa
itu inovasi? menurut KBBI daring inovasi adalah penemuan baru yang berbeda dari
yang sudah ada atau yang sudah dikenal sebelumnya hal ini berkaiatan dengan
gagasan, metode, atau alat. Sehingga dari pengertian tersebut guru harus mampu
memberikan perubahan atau sesuatu hal yang baru. Misalnya dalam pembelajaran,
seorang guru harus menemukan media pembelajaran yang baru dan yang menarik yang
mana nantinya akan diimplementasikan dalam pemebelajaran dikelas. Contoh lain
yaitu seorang guru memberikan solusi dalam suatu permasalahan dalam pembelajaarn
misalnya dalam kasus pembelajaran yang terjadi di daerah blank spot atau daerah
yang tidak bisa menggunakan jaringan internet. Maka guru tersebut dapat
menyumbangkan inovasi-inovasi terbaiknya untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Sehingga di era abad 21 diperlukan seorang guru yang inovatif.
4. Produktivitas
Kondisi saat ini yang serba canggih,
berbalut kemajuan teknologi informasi dan perkembangannya yang bergi cepat,
maka produktivitas seorang guru sudah menjadi tuntutan dan harapan oleh negara.
Seorang guru yang mampu produktif maka guru tersebut telah mampu memenuhi
kewajibannya seorang orang guru. Dikatakan demikina karena seorang guru harus
bisa mengikuti perkembangan dan perubahan dunia yang cepat. Apabila seorang
guru tidak mampu menghasilkan apa-apa atau tidak mampu mengembangkan dirinya
maka guru tersebut sangatlah berbahaya. Tentu berbahaya untu masa depan peserta
didik karena peserta didik akan selalu mengikuti perkembangan zaman. Sehingga ada
istilah “didiklah anakmu sesuai dengan zamannya”. Itulah mengapa seorang guru
harus produktif. Salah satu hal yang dapat dilakukan seorang guru agar menjadi
produktif adalah haus ilmu atau tidak malu untuk terus belajar dan belajar. Menjadi
suatu masalah apabila peserta didik sudah tidak mengidolakan gurunya. Karena peserta
didik menganggap gurunya sebagai seorang yang jadul atau ketinggalan jaman dan
tidak menarik perhatian peerta didik.
5. Manajemen Kerja sama
Sebagai seorang guru yang
memilki jiwa kepemimpinan melalui keteladanan, produktivitas dan inovasi, seorang
guru harus bisa memiliki manajemen kerja sama. Kerja sama yang dimaksud yaitu Ketika
melakukan peran sebagai guru maka guru harus mampu menjadikan peserta didik
sebagai teman untuk berdiskusi terkait suatu masalah yang sedang terjadi. Selain
itu dalam pergaulan dengan teman sejawat seorang guru harus mampu bekerja sama
dengan komunikasi yang baik dan manajemen di lingkungan sekolah yang mana setiap
harinya seorang guru berada di sekolah dan bersosialisasi dengan guru, TU dan
karyawan di sekolah.



Komentar
Posting Komentar